Berita

Seorang gadis mendobrak kekangan tradisi jamannya. Engtay, pemudi asal Serang, menyamar jadi pria agar diperbolehkan sekolah ke Betawi. Di jalan, dia mengangkat saudara dengan Sampek, pemuda asal Pandeglang. Mereka pun ternyata belajar di sekolah yang sama. Lambat laun Engtay jatuh hati pada Sampek. Tapi, beranikah Engtay mengungkap jati diri sebenarnya pada Sampek?

Setelah pentas perdana 25 tahun yang lalu, lakon versi N. Riantiarno ini telah berulangkali dipentaskan Teater Koma. Kali ini dengan pemain lintas generasi, emosi penonton akan kembali diaduk melalui akting, tari, lagu dan musik yang menawan.


Jadwal Pementasan:
Sabtu, 22 Juni 2013 pukul 18.30
Minggu, 23 Juni 2013 pukul 13.00 dan 18.30
Marina Convention Centre
Jl. Marina (samping kolam renang Marina)
Semarang


HTM dan Info Pemesanan:

VVIP Rp. 300.000 – VIP Rp 200.000 – Kelas 1 Rp 150.000 – Festival Rp. 75.000
SMS: 0878 3211 9518, 0813 2576 1777, 0816 4249 563, (024) 7037 2007
E-mail: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Web: www.teaterkoma.org


Jalur Pemesanan:

Kantor Pemasaran Puri Marina, Puri Anjasmoro Blok F8, Semarang; (024) 760 2345 – 760 3456, CP: Eny – Yuni
Mahkota EO, Plaza Mataram E-10, Semarang; (024) 356 0090
Shihlin Ciputra, Semarang, lantai dasar extension mall
Aksara Puri, Puri Anjasmoro H5/37, Semarang; (024) 762 2300
SeGho Lasem, Jl. M. Suyudi 71, Semarang; (024) 358 5920
TB Gramedia, Jl. Pandanaran 122, Semarang; (024) 844 8033
TB Merbabu, Jl. Pandanaran 108, Semarang; (024) 831 9562
Shekinah, Jl. Kepatihan Barat 4, Semarang; (024) 355 4466

Selamat hari ulang tahun yang ke-61 kami ucapkan kepada Ibu Ratna Riantiarno yang lahir pada 23 April 1952. Bersamaan juga kami ucapkan selamat hari ulang tahun kepada Bapak Joshua Pandelaki yang berulangtahun pada tanggal yang sama. Semoga sukses dan kebahagiaan serta anugerah Yang Maha Kuasa senantiasa menerangi jalan beliau berdua.

Bagi yang belum menonton pentas SAMPEK ENGTAY bulan Maret lalu di Gedung Kesenian Jakarta, semoga hasil dokumentasi tim TVRI pada tanggal 19 Maret lalu bisa segera ditayangkan. Akan kami umumkan kapan karena informasi itu sendiri belum kami ketahui.

Bagi yang ingin menonton langsung, mohon dukungan doanya juga supaya mudah-mudahan rencana SAMPEK ENGTAY berkunjung ke Semarang bisa menjadi kenyataan. Tandai saja kalender Anda pada tanggal 22-23 Juni 2013.

Sampai bertemu di pertunjukan kami yang berikutnya.

Tak terasa langkah kami di dunia teater sudah mencapai 36 tahun. Didirikan oleh 12 anggota (Angkatan Pendiri) pada 1 Maret 1977, Teater Koma kini memiliki 200 lebih anggota dan 40 anggota yang siap aktif setiap kali ada persiapan pentas. Generasi penonton pun rasanya sudah bertambah menjadi generasi ke-3, cucu dari penonton generasi pertama, atau, malah, ada yang sudah punya cicit?

Para pemain dan pekerja SAMPEK ENGTAY juga menikmati HUT Teater Koma dengan sederhana. Di BLK Tanah Abang, tempat latihan sementara SAMPEK ENGTAY sebelum pindah ke GKJ, diadakan acara potong tumpeng dan makan-makan, ditambah lagi dengan beberapa acara yang menghibur. Antara lain dengan acara tukar kado yang penuh canda dan tawa. Karena harga kado hanya dibatasi sampai Rp. 10.000,- saja, jangan kaget melihat kado-kado yang, bisa dibilang, sangat kreatif dari anggota Teater Koma untuk teman sesama kelompoknya itu.

Semoga langkah kami tetap tegar di masa yang akan datang, mohon doa dan dukungan semangatnya. Kami akan terus berusaha untuk menjadi lebih dan lebih baik lagi. Salam teater!

Sesudah ditambah dua pertunjukan siang (pukul 14.00) tanggal 17 dan 24 Maret 2013, SAMPEK ENGTAY merampungkan pentasnya di GKJ untuk bulan Maret 2013 usai pertunjukan siang tanggal 24 Maret. Segala terima kasih kami ucapkan kepada semua pihak yang telah membantu terwujudnya pementasan ini, karena tanpa dukungan Anda semua, Teater Koma tidak akan bisa mencapai usia 36 tahun dalam perjalanan kreativitasnya.

Sampai bertemu lagi di pertunjukan kami yang berikutnya.

Bekerjasama dengan Djarum Apresiasi Budaya, Teater Koma mengadakan jumpa pers SAMPEK ENGTAY (2013) di cafe Nutz Culture, Senayan City. Acara yang berlangsung pukul 11.00 s.d. 14.00 itu dihadiri banyak rekan-rekan media cetak dan elektronik. Sebelum memutar video singkat sejarah SAMPEK ENGTAY, pemeran Sampek (Ade Firman Hakim) dan Engtay (Tuti Hartati), dengan kostum dan riasan lengkap, menyuguhkan sepotong adegan dari lakon tersebut, yaitu nyanyian "Seiya Sekata" saat Sampek dan Engtay saling mengangkat saudara.
Hari Sabtu tanggal 23 Februari 2013 di BLK Tanah Abang, Jakarta Pusat, latihan SAMPEK ENGTAY akan tetap berjalan. Tapi semua pemain sudah dirias lengkap dengan kostum masing-masing karena hari itu adalah sesi foto. Foto-foto yang diambil di hari itu akan dijadikan penghias buku acara SAMPEK ENGTAY yang akan dipentaskan di Gedung Kesenian Jakarta, 13-23 Maret mendatang.

Subcategories