Berita

Belakangan ini, beberapa personil Teater Koma terlibat banyak proyek di luar Teater Koma. Antara lain, Idrus Madani, penata musik reguler kami, yang makin dikenal kalangan luas justru sebagai aktor dalam beberapa judul sinetron yang banyak ditonton pemirsa televisi. Lalu ada lagi Rita Matu Mona dan Paulus Simangunsong yang terlibat dalam sebuah pagelaran kolosal, "Opera Batak".

Jangan lupakan pula, N. Riantiarno dibantu beberapa anggota Teater Koma juga terlibat dalam sebuah proyek pertunjukan besar di Taman Impian Jaya Ancol. Lokasinya berada di kawasan Ocean Ecopark dan wahananya diberi nama Fantastique Multimedia Show. Dengan mengambil kisah Timun Mas sebagai dasar, dilengkapi dengan dukungan teknologi canggih untuk mendukung penceritaan, pagelaran ini akan digelar setiap hari selama setahun. Wahana ini sudah diresmikan pada tanggal 21 Juni oleh Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo.

Sementara itu, tanggal 2 dan 3 Juli ini, Ratna Riantiarno menjadi mentor dalam acara Acting Class dan Acting Challenge bagi 14 Grand Finalist L-Men of The Year 2011.

Tapi, jangan khawatir, karena sebuah pertunjukan Teater Koma sedang dalam proses perencanaan. Mudah-mudahan kita bisa bertemu kembali di produksi tersebut. Mohon doa restu dan dukungannya.

Salam,

Rangga B.

Akhirnya pementasan MYSTERY OF BATAVIA rampung juga. Dimulai pada hari Sabtu, 12 Maret 2011, berakhir pada hari Minggu, 15 Mei 2011. Waktu 10 minggu tak terasa berlalu dengan begitu cepat. Dalam 100 lebih pementasan setiap Sabtu dan Minggu (minimal 7 kali sehari), dengan penonton yang mencapai total 10 ribu lebih.

Terima kasih kami ucapkan kepada British Council dan Lopian Intermedia yang telah melibatkan Teater Koma dalam produksi ini. Terima kasih juga kami ucapkan kepada semua pendukung dan penonton MYSTERY OF BATAVIA. Dan, terima kasih pula kami sampaikan kepada keluarga Harijadi S. almarhum atas segala bantuan yang telah diberikan dalam proses MoB ini.

Semoga petualangan ini bisa dilakukan kembali di lain waktu.

Hingga saat ini, produksi ke-123 Teater Koma, MYSTERY OF BATAVIA, masih terus dipentaskan di Museum Sejarah Jakarta setiap Sabtu dan Minggu.

Pertunjukan ini disebut interactive animated performance, karena menggabungkan para aktor hidup dengan tokoh-tokoh dari lukisan mural Harijadi S. yang terletak di Ruang Etnografi Museum Sejarah Jakarta. Karena belum rampung, akhirnya Ruang Etnografi ini terkunci selama 34 tahun, nyaris terlupakan jaman. Tapi kini, saksikanlah bagaimana interaksi antara aktor dengan para karakter dalam mural terjadi secara langsung di depan mata penonton.

Pertunjukan yang berlangsung di museum yang lebih dikenal dengan nama Museum Fatahillah ini dilakukan dalam waktu yang berbeda. Untuk hari Sabtu, pertunjukan dimulai pukul 16.00 hingga 20.30 WIB. Sedangkan hari Minggu, pertunjukan dimulai pada pukul 10.00 hingga 14.30 WIB.

Durasi lakon adalah 20 menit, jadi minimal setiap hari ada 7 kali pentas. 4 kali pentas lalu disela istirahat kemudian lanjut 3 kali pentas, dan seringpula ada 1 pentas tambahan kalau jumlah penonton cukup banyak.

Mau lebih tertarik lagi? Tiketnya pun GRATIS!

Maka, kalau ada waktu senggang, kunjungilah Museum Sejarah Jakarta di daerah Kota Tua. Ingat! Pertunjukan ini hanya akan berlangsung sampai tanggal 15 Mei 2011! Artinya, tinggal 4 minggu lagi!

Jadi, sampai bertemu di Kota Tua.

* Keterangan lebih lengkap bisa dilihat di www.mysteryofbatavia.com

Teater Koma bekerjasama dengan British Council dan Lopian Intermedia mempersembahkan Mystery of Batavia, sebuah pertunjukan interaktif yang mengajak penonton memecahkan misteri terpendam Kota Tua Jakarta. Diselenggarakan mulai 13 Maret sampai 15 Mei 2011, setiap Sabtu (pukul 16.00-21.00 WIB) dan Minggu (pukul 10.00-15.00 WIB) di Museum Sejarah Jakarta, dengan durasi setiap pertunjukan berkisar sekitar 15-20 menit.
 
Mari, bersama kita pecahkan misteri ini. Masa depan kota Jakarta taruhannya. Berusahalah sekuat daya!
 
Informasi lebih lengkap bisa dibaca di: http://www.mysteryofbatavia.com/

Hari Selasa, 8 Maret 2011, adalah pesta perayaan ulang tahun yang sangat istimewa bagi Teater Koma. Mengundang banyak sahabat lama serta mitra-mitra kerja yang telah membantu Teater Koma selama 34 tahun kiprahnya di dunia seni.

Hampir semua anggota pendiri (kecuali almarhum Mbah Rudjito) naik ke atas panggung Graha Bhakti Budaya untuk memotong kue ulangtahun bersama anggota-anggota lain, yang tidak ikut bermain dalam SIE JIN KWIE KENA FITNAH tentunya. Setelah itu, pertunjukan kembali berjalan seperti jadwal biasa, tepat 19.30 WIB.

Kembali terima kasih kami ucapkan kepada semua orang yang telah datang malam itu. Semoga Teater Koma bisa terus Koma, tidak pernah titik.

Terima kasih kepada para sahabat setia Teater Koma yang telah mendukung perjalanan kami selama 34 tahun, sejak dari 1 Maret 1977 hingga 1 Maret 2011 ini. Mudah-mudahan penjelajahan kreativitas kami tidak akan pernah titik, selalu koma.

Selain pementasan SIE JIN KWIE KENA FITNAH di Graha Bhakti Budaya TIM, di lobi GBB juga digelar pameran foto dan kostum JEJAK LANGKAH 34 TAHUN TEATER KOMA yang dibuka untuk umum mulai pukul 14.00-17.00 WIB. Pameran ini diadakan bersamaan dengan pentas, mulai tanggal 4 hingga 26 Maret 2011 (hari Senin kemungkinan libur).

Sampai bertemu di Graha Bhakti Budaya TIM.

Pada hari Sabtu, 26 Februari 2011, pukul 12.00 WIB, di Warung Daun Cikini (seberang TIM), telah diselenggarakan konferensi pers SIE JIN KWIE KENA FITNAH. Terima kasih kami ucapkan kepada rekan-rekan wartawan yang bersedia datang menghadiri konferensi pers tersebut.

Jangan lupa bahwa kami juga mengundang teman-teman pers sekalian untuk menonton Gladi Resik SIE JIN KWIE KENA FITNAH pada hari Kamis, 3 Maret 2011, pukul 19.30 WIB, di Graha Bhakti Budaya Taman Ismail Marzuki.

Sampai berjumpa di pertunjukan kami nanti dan produksi-produksi berikutnya.

 

Salam,

 

Rangga B.

Subcategories